Lewati ke konten utama

Panduan

Berapa panjang caption di Instagram, Threads, dan LinkedIn?

Oleh Pure · Diperbarui 3 November 2026

Per dokumentasi platform saat panduan ini ditulis (3 November 2026), caption Instagram maksimal 2.200 karakter, post Threads 500 karakter, post LinkedIn 3.000 karakter, dan post Facebook sampai 63.206 karakter. Batas itu angka maksimum; yang lebih penting adalah kalimat pembuka, karena bagian itulah yang terbaca sebelum tombol selengkapnya.

Berapa batas karakter tiap platform?

Batas karakter per platform (dicek 3 November 2026)
PlatformBatas karakterCatatan
Instagram2.200 untuk captionHanya bagian awal yang tampil sebelum "selengkapnya"
Facebook63.206 untuk postBatas teknis jauh di atas panjang yang nyaman dibaca
Threads500 per postTeks yang lebih panjang perlu dipecah atau dipadatkan
LinkedIn3.000 untuk postBagian awal tampil sebelum "lihat selengkapnya"

Platform bisa mengubah batas ini kapan saja. Cek ulang di dokumentasi atau pusat bantuan platform sebelum kamu menyusun template yang bergantung pada angkanya.

Berapa karakter yang terbaca sebelum caption terpotong?

Instagram, Facebook, dan LinkedIn memotong teks panjang dengan tombol selengkapnya. Titik potongnya bergantung pada aplikasi, perangkat, dan ada tidaknya media, jadi tidak ada angka tunggal yang pasti.

Praktisnya, taruh inti pesan di satu atau dua kalimat pertama dan uji di ponselmu sendiri. Kalimat pembuka yang menjawab "post ini tentang apa" tetap terbaca walaupun sisanya terlipat.

Bagaimana menyesuaikan satu ide ke beberapa platform?

Mulai dari satu ide inti dalam satu kalimat, lalu tulis ulang per platform dengan panjang dan sudut pandang yang sesuai.

  1. 1Tulis ide inti: satu klaim atau satu saran, maksimal satu kalimat.
  2. 2Tulis versi terpanjang dulu (LinkedIn atau Facebook) dengan konteks dan contoh.
  3. 3Padatkan jadi versi Instagram: kalimat pembuka kuat, isi singkat, ajakan di akhir.
  4. 4Padatkan lagi jadi versi Threads di bawah 500 karakter, tanpa basa-basi.
  5. 5Cek tiap versi di pratinjau sebelum dijadwalkan.

Seperti apa contoh adaptasinya?

Ide inti: kalender mingguan membuat posting lebih konsisten karena keputusannya diambil sekali di depan.

Versi LinkedIn
Selama sebulan saya mencoba satu hal: semua post minggu depan ditulis dan dijadwalkan di hari Jumat. Hasilnya, keputusan "posting apa hari ini" hilang dari hari kerja. Sisa waktu saya pakai membalas komentar. Kalau kamu memegang beberapa akun, coba mulai dengan satu sesi 90 menit per minggu.
Versi Instagram
Berhenti memikirkan "posting apa hari ini". Tulis semua post minggu depan di hari Jumat, jadwalkan, selesai. Simpan postingan ini kalau kamu mau mencobanya minggu depan.
Versi Threads
Tulis semua post minggu depan sekaligus di hari Jumat, lalu jadwalkan. Kamu tidak perlu memutuskan "posting apa hari ini" lagi. Ada yang sudah coba?

Ketiganya membawa ide yang sama dengan panjang berbeda; versi Threads berada jauh di bawah batas 500 karakter.

  • Kalimat pertama sudah memuat inti pesan.
  • Tidak ada tautan atau mention yang hanya cocok di platform lain.
  • Panjang versi Threads masih di bawah 500 karakter setelah emoji dan tautan dihitung.
  • Ajakan di akhir sesuai kebiasaan platform: menyimpan di Instagram, berdiskusi di Threads dan LinkedIn.

Di mana menyimpan dan menjadwalkan versi per platform?

Simpan tiap versi sebagai draf terpisah per akun di composer content planner Pure, lalu tetapkan jam tayangnya di kalender. Cara mengatur kalendernya ada di panduan content calendar media sosial.

Gambaran alur penjadwalan keseluruhan ada di jadwal posting media sosial.

Jadwalin post pertamamu hari ini.

Mulai gratis dengan 1 akun. Semua fitur sudah ada dari paket Gratis.